Minggu, 09 Juni 2013

DNS Server

Network Administration

Pengertian DNS
Domain Name System (DNS) adalah Distribute Database System yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang menggunakan TCP/IP. DNS merupakan sebuah aplikasi service yang biasa digunakan di internet seperti web browser atau e-mail yang menerjemahkan sebuah domain ke IP address.


Domain Name System (DNS) adalah suatu sistem yang memungkinkan nama suatu host pada jaringan komputer atau internet ditranslasikan menjadi IP address. Dalam pemberian nama, DNS menggunakan arsitektur hierarki.
  • Root-level domain: merupakan tingkat teratas yang ditampilkan sebagai tanda titik (.).
  • Top level domain: kode kategori organisasi atau negara misalnya: .com untuk dipakai oleh perusahaan; .edu untuk dipakai oleh perguruan tinggi; .gov untuk dipakai oleh badan pemerintahan. Selain itu untuk membedakan pemakaian nama oleh suatu negara dengan negara lain digunakan tanda misalnya .id untuk Indonesia atau .au untuk australia.
  • Second level domain: merupakan nama untuk organisasi atau perusahaan, misalnya: microsoft.com; yahoo.com, dan lain-lain.
Domain Name System (DNS) adalah sebuah aplikasi service di internet yang berguna menerjemahkan sebuah domain name ke IP address dan salah satu jenis system yang melayani permintaan pemetaan IP address ke FQPN (Fany Qualified Domain Name) dan dari FQDN ke IP address. DNS biasanya digunakan pada aplikasi yang berhubungan ke internet sererti Web Browser atau e-mail, Dimana DNS membantu memetakan host name sebuah computer ke IP address. Selain digunakan di internet DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau internet.

Kelebihan DNS
  • Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer, cukup host name.
  • Konsisten, IP address sebuah komputer bisa saja berubah, tapi host name tidak harus berubah.
  • Simple, DNS server mudah untuk dikonfigurasikan (bagi admin).
  • DNS mudah untuk di implementasikan di protocol TCP/IP DNS server mudah untuk di konfigurasikan(Bagi admin) User tidak lagi di repotkan untuk mengingat IP address

Fungsi DNS
  • Menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan nama komputer menjadi IP address).
  • Kerangka Peraturan pengiriman secara kontroversi menggunakan keuntungan jenis rekod DNS, dikenal sebagai rekod TXT.
  • Menyediakan keluwesan untuk kegagalan computer,Beberapa server DNS memberikan perlindungan untuk setiap domain. Tepatnya,Tiga belas server akar (root server) digunakan oleh seluruh dunia.

Kekurangan DNS
  • User tidak dapat menggunakan nama banyak untuk mencari nama domain baik di internet maupun di intranet.
  • DNS tidak mudah untuk di implementasikan.
  • Tidak konsisten.
  • Tidak bisa membuat banyak nama domain.

Cara Kerja DNS
  • Ketika kita request suatu alamat, misalnya www.google.com dari host kita (misal : 10.121.222.54), maka host kita akan mencontact name server lokal untuk menanyakan dimanakah www.google.com berada.
  • Name server (misal : 10.121.222.54), akan mengirimkan request tersebut di database lokal kita. Karena tidak ada, maka name server akan mengontak root DNS servernya, siapa yang memegang domain untuk (.com)
  • Beberapa daftar Top Level Domain (TLD) yang ada sekarang adalah: com, net, org, biz, info, name, museum, dan tv. Sedangkan Country Code Top Level Domain (ccTLD) adalah: us, uk, fr, es, de, it, jp, ie, dll.
  • Root server akan memberitahu IP address dari server DNS dari www.google.com . Kemudian DNS server lokal akan mengontak server DNS yang mengelola www.google.com . Kemudian DNS server tersebut akan memberitahu IP address dari www.google.com . baru host (misal : 10.121.222.54) akan merequest www.google.com dengan IP address tersebut.

SAMBA

Network Administration

Samba adalah program yang dapat menjembatani kompleksitas berbagai platform system operasi Linux(UNIX) dengan mesin Windows yang dijalankan dalam suatu jaringan komputer. Samba merupakan aplikasi dari UNIX dan Linux, yang dikenal dengan SMB(Service Message Block) protocol. Banyak sistem operasi seperti Windows dan OS/2 yang menggunakan SMB untuk menciptakan jaringan client/server. Protokol Samba memungkinkan server Linux/UNIX untuk berkomunikasi dengan mesin client yang mengunakan OS Windows dalam satu jaringan.

  Samba adalah sebuah software yang bekerja di sistem operasi linux, unix dan windows yang menggunakan protokol network smb (server massage block). Smb adalah sebuah protokol komunikasi data yang juga digunakan oleh Microsoft dan OS/2 untuk menampilkan fungsi jaringan client-server yang menyediakan sharing file dan printer serta tugas-tugas lainnya yang berhubungan.

   Samba adalah himpunan aplikasi yang bertujuan agar komputer dengan sistem operasi Linux, BSD( atau UNIX lainnya) dapat bertindak sebagai file dan print server yang berbasis protokol SMB (session message block).

Fungsi Samba?
1. Menghubungkan antara mesin Linux (UNIX) dengan mesin Windows. Sebagai perangkat lunak cukup banyak fungsi yang dapat dilakukan oleh samba software, mulai dari menjembatani sharing file, sharing device, PDC, firewall, DNS, DHCP, FTP, webserver, sebagai gateway, mail server, proxy dan lain-lain. Fasilitas pengremote seperti telnet dan ssh juga tersedia. Salah satu keunggulan lainnya adalah adanya aplikasi pengaturan yang tidak lagi hanya berbasis teks, tetapi juga berbasis grafis yaitu swat. Menempatkan masin Linux/UNIX sebagai PDC (Primary Domain Controller) seperti yang dilakukan oleh NT dalam jaringan Wondows.

2.  Samba PDC (Primary Domain Controller) bertujuan sebagai komputer yang akan melakukan validasi user kepada setiap client yang akan bergabung dalam satu domain tertentu, dengan kata lain hanya user yang terdaftar yang diijinkan masuk ke domain tersebut dan mengakses semua fasilitas domain yang disediakan.

3.  Dapat berfungsi sebagai domain controller pada jaringan Microsoft Windows.

Keunggulan Samba?
1.   Gratis atau free

2.   Tersedia untuk berbagai macam platform

3.   Mudah dikonfigurasi oleh administrator

4. Sudah terhubung langsung dengan jaringan dan jarang ditemui masalah dalam penggunaannya di  jaringan

5.   Mudah dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan administrator

6. Dapat diandalkan karena jarang terjadi kesalahan, kecuali sever computer anda bermasalah dengan perangkat kerasnya.

7.   Mempunyai performa yang maksimal.

Cek hasil dengan nmap di server


Running di komputer Server

  • l  Buat direktori di server samba
  • l  KOnfigurasi smb.conf untuk sharing direktori tersebut
  • l  Buat User
  • l  Restart samba






Aktifkan homes direktory dan restart samba




                                                                                                                               


Testing Server
Untuk mengetahui konfigurasi samba menggunakan testparm


Untuk mengetahui hasil sharing menggunakan smbclient


Membuka Sharing dari Client

  • l  Dari windows, menu start, run ketikkan //no_ip_server à Tekan OK

Konfigurasi Media Server

Network Administration

Cara Konfigurasi Media Server

Teknologi nirkabel modern tidak hanya memungkinkan Anda terhubung ke internet tanpa kabel atau kawat, tetapi juga memungkinkan Anda berbagi atau streaming musik dan video antara berbagai perangkat. Dengan Windows 7, Anda dapat mengalirkan musik favorit Anda dan video ke TV, PC di ruangan lain, penguat nirkabel atau sistem speaker atau bahkan ke komputer remote dan perangkat melalui Internet. Menyiapkan server media untuk streaming konten mungkin tampak sedikit menakutkan pada awalnya. Namun, dengan sedikit perencanaan dan pengetahuan jaringan dasar, mengkonfigurasi server media di Windows 7 dan streaming konten Anda relatif sederhana. 

Kebutuhan  JaringanHal ini dimungkinkan untuk melakukan streaming media dari satu Windows 7 komputer ke komputer lain menggunakan kabel Ethernet kuno dan router atau hub. Namun, untuk mengambil keuntungan dari semua manfaat Media Layanan yang ditawarkan, Anda akan memerlukan jaringan nirkabel. Itu berarti, minimal, Anda akan membutuhkan sebuah router nirkabel dan komputer atau perangkat dengan Wi-Fi adapter diinstal. Komputer yang sebenarnya Anda gunakan untuk melayani media di seluruh jaringan tidak memerlukan adaptor nirkabel atau kartu. Bahkan, menghubungkan server ke router nirkabel melalui kabel Ethernet memberikan kinerja yang lebih baik Streaming dengan komputer nirkabel lain dan perangkat pada jaringan. Namun demikian, untuk komputer, smartphone, konsol game yang Anda ingin media stream, menggunakan adaptor nirkabel akan menyediakan Anda dengan lebih banyak fleksibilitas.Banyak smartphone dan laptop, dan beberapa konsol game, termasuk built-in wireless adapter. Namun, jika Anda ingin menambahkan kemampuan Wi-Fi untuk komputer desktop atau konsol game, Anda mungkin perlu membeli dan memasang dongle USB wireless adapter.Instalasi salah pada sistem Windows 7 sederhana, meskipun, dan tidak memerlukan lebih dari mencolokkan adaptor atau dongle ke port USB yang kosong dan kemudian menunggu untuk sistem operasi untuk mendeteksi dan mengkonfigurasi secara otomatis. Jika Anda ingin melakukan streaming media dari server ke TV secara nirkabel, Anda akan memerlukan perangkat pemutar media digital yang terhubung ke router Wi-Fi dan televisi. Anda bahkan dapat melakukan streaming media ke sistem hiburan rumah Anda jika Anda memiliki high-end audio / video receiver dengan adaptor jaringan.
 
Konfigurasi ServerKonfigurasi komputer yang ingin Anda gunakan sebagai server media untuk melakukan streaming konten melalui jaringan relatif sederhana dan umumnya memerlukan sedikit lebih dari beberapa klik mouse. Untuk mulai mengkonfigurasi Windows 7 server media, Anda harus mengaktifkan fitur pada Windows Media Player. Anda dapat mengaktifkan streaming dalam Windows Media Player dengan hanya meluncurkan program ini, klik "Stream" pada toolbar dan kemudian memilih "Aktifkan Media Streaming" pilihan. Setelah itu, muncul sebuah jendela dan meminta konfirmasi bahwa Anda ingin mengaktifkan fitur dan meminta Anda untuk memilih jenis media yang ingin berbagi dan streaming dalam jaringan Anda. Setelah Anda memilih jenis media streaming, cukup klik tombol "OK" dan media Anda sudah siap untuk berbagi dan streaming melalui jaringan lokal. 
Konfigurasi remote Komputer dan PerangkatSetelah Anda mengkonfigurasi komputer server media Anda, mengakses musik dan video di atasnya dari komputer lain di jaringan relatif mudah. Namun demikian, Anda harus menghubungkan komputer atau perangkat ke jaringan lokal sebelum Anda dapat melakukannya.Setelah Anda mengaktifkan Wi-Fi pada komputer jaringan dan terhubung ke router, atau terhubung melalui kabel Ethernet, Anda dapat mengakses media pada server langsung dari Windows Media Player. Buka Windows Media Player pada komputer dan terbuka Perpustakaan jaringan dari panel navigasi. Jika Anda mengklik "Lain Perpustakaan" link, nama jaringan dari komputer server media muncul. Anda kemudian dapat mengklik nama jaringan server dan menelusuri mesin untuk media yang ingin bermain di PC yang terhubung. Jika Anda ingin melakukan streaming media ke penerima media digital yang kompatibel dengan Windows terhubung ke TV, smartphone atau penerima, Anda dapat menggunakan "Play untuk" fitur di Windows Media Player. Hubungkan ponsel cerdas, penerima Wi-Fi atau perangkat nirkabel lainnya ke router dan biarkan mendapatkan alamat IP. Setelah Anda menghubungkan perangkat nirkabel ke router, cukup klik "Play To" tombol pada tab Putar di Windows Media Player dan memilih perangkat yang ingin Anda untuk melakukan streaming konten. Jika perangkat mendukung Windows Media Streaming, aplikasi pemutar pada perangkat harus membuka dan mulai bermain sungai otomatis.
 
Internet StreamingKetika mengkonfigurasi streaming media di Windows 7, Anda juga dapat memilih untuk mengizinkan koneksi remote jika Anda ingin melakukan streaming konten ke komputer atau perangkat portabel melalui Internet. Namun, jika Anda memilih untuk melakukan streaming konten melalui Internet, Anda harus membuat sebuah Nama Domain Sistem layanan dinamis untuk router dan jaringan sehingga Anda dapat mengakses komputer server menggunakan "www.mymediaserver.com" alamat ketik komputer remote atau perangkat browser Web.Menyiapkan DNS dinamis relatif sederhana, dan beberapa layanan seperti DynDND, FreeDNS dan No-IP memungkinkan Anda untuk melakukannya secara gratis (link di Resources). Windows 7 juga mendukung penggunaan Windows Live ID untuk memungkinkan berbagi hanya untuk pengguna berwenang jauh login account yang valid terkait untuk digunakan dengan media komputer yang server Anda. Anda harus berhati-hati ketika memungkinkan streaming melalui Internet, meskipun, dan memastikan bahwa Anda menggunakan password yang kuat dan enkripsi router. Kegagalan untuk menggunakan password yang kuat atau enkripsi router dapat memungkinkan hacker atau orang yang tidak sah lain untuk mengakses komputer server media dan sistem lain yang terhubung ke jaringan.

DCHP ( Dynamic Configuration Host Protocol )

Network Administration

DCHP adalah kepanjangan dari Dynamic Configuration Host Protocol. DHCP adalah protocol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan local yang tidak menggunakan DCHP harus memberikan alamat IP kepada semua computer secara manual. Jika DCHP dipasang di jaringan local, maka semua computer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dan server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.
DHCP didefinisikan dalam RFC 2131 dan RFC 2132 yang dipublikasikan oleh Internet Engineering Task Force. DHCP merupakan ekstensi dari protocol Bootsrapt Protocol (BOOTP).



Kenapa Butuh DHCP Server ?
Jaringan semakin besar dan semakin komplek sehingga butuh konfigurasi secara dinamis

  • Bayangkan jika kita punya 100 komputer atau lebih terhubung di jaringan dan harus konfigurasi satu persatu
Pengendalian parameter komputer client
  • IP dan default router/gateway
  • Name Server
  • File Server
  • dll (Default IP TTL, Broadcast Address, Static Route, Ethernet Encapsulation, X Window Manager, X Window Font, DHCP Msg Type, DHCP Renewal Time, DHCP Rebinding, Time SMTP-Server, SMTP-Server, Client FQDN, Printer Name, …)
Pengiriman informasi tanpa admin, tidak perlu konfigurasi tiap komputer, Tidak ada manual konfigurasi di client.
Host-host yang terkonfigurasi secara statis bisa berdampingan dengan yang dinamis.


Sejarah DHCP Server
Tiga Protocol yang pernah dipakai untuk penanganan IP secara dinamis
  • RARP (s/d 1985, tidak lama digunakan) ; Reverse Address Resolution Protocol
  • BOOTP (1985-1993) ; Bootsrap Protocol
  • DHCP (sejak 1993 sampai sekarang) ; Dynamic Host Configuration Protocol
Cara Kerja
Karena DHCP merupakan sebuah protocol yang menggunakan arsitektur client/server maka dalam DHCP terdapat dua pihak yang terlibat, yakti DHCP Server dan DHCP Client. DHCP server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan yang dapat "menyewakan" alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada semua klien yang memintanya. Beberapa system operasi jaringan seperti Windows NT Server, Windows 200 Server, Windows 2003 Server atau GNU/Linux memiliki layanan seperti ini.
DHCP client merupakan mesin klien yang menjalankan perangkat lunak klien DHCP yang memungkinkan mereka untuk berkomunikasi dengan DHCP Server. Sebagian besar system operasi klien jaringan (Windows NT Workstation, Windows 200 Profesional, Windows XP, Windows Vista atau GNU/Linux) memiliki perangkat lunak seperti ini.


PaaS


Apa Itu Platform As-a-Service (PaaS)


Cloud Computing (Komputasi Awan) adalah istilah umum untuk segala sesuatu yang melibatkan host yang memberikan layanan melalui Internet. Jenis Layanan komputer awan ini dibagi menjadi tiga kategori: Infrastructure-as-a-Service (IaaS), Platform-as-a-Service (PaaS) and Software-as-a-Service (SaaS) yang akan di bahas dalam artikel ini adalah PaaS

Platform-as-a-Service (PaaS) atau Platform sebagai sebuah layanan adalah cara untuk menyewa perangkat keras, sistem operasi (OS), penyimpanan dan kapasitas jaringan melalui Internet. Model penyediaan layanan memungkinkan pelanggan untuk menyewa server virtual dan layanan terkait untuk menjalankan aplikasi yang ada atau mengembangkan dan pengujian yang baru. Contoh Penawaran Paas: Microsoft Azure PaaS, Force.com dan Google App Engine.



Platform-as-a-Service (PaaS) adalah hasil dari Software-as-a-Service (SaaS), model distribusi perangkat lunak (software) di mana host aplikasi perangkat lunak yang dibuat tersedia untuk pelanggan melalui Internet. PaaS memiliki beberapa keuntungan bagi Pengembang (Developer) TI. Dengan PaaS, fitur OS (Operating System) dapat diubah dan ditingkatkan beberapa kali. Tim Development dapat bekerjasama dalam proyek pengembangan perangkat lunak untuk didistribusikan secara geografis.

Layanan dapat diperoleh dari berbagai sumber lintas batas internasional. Biaya awal dan selanjutnya dapat dikurangi dengan penggunaan layanan infrastruktur dari vendor tunggal. Hal ini dikarenakan beberapa fasilitas perangkat keras sering terjadi masalah ketidakcocokan atau mempunyai fungsi ganda. Total biaya dapat diminimalkan dengan cara penyatuan pengembangan pemrograman

Sistem PaaS terbagi 3 :
1.      Fasilitas Pengembangan Add-On. Sistem ini akan menawarkan beberapa aplikasi PaaS yang bisa dikostumisasi oleh user.
2.      Stand Alone Environments. Untuk penggunaan software developing biasa.
3.      Application Delivery-Only Environments. Juga mendukung layanan hosting, seperti keamanan dan skalabilitas. Tidak termasuk development dan debugging.

Banyak pengembang aplikasi dan programmer menggunakan fasilitas PaaS, dikarenakan :
1.      Memungkinkan pengembang-pengembang software atau programmer yang berada di tempat berjauhan untuk saling bekerjasama dalam suatu platform.
2.      Tidak perlu membuat infrastruktur sendiri untuk mengembangkan sebuah aplikasi spesifik.
Namun terdapat Kelemahan PaaS, mempunyai beberapa resiko "lock-in" jika penawaran memerlukan antarmuka (interface) layanan proprietary atau bahasa pengembangan, fleksibilitas penawaran mungkin tidak memenuhi kebutuhan dari beberapa pengguna dengan spesifikasi platform yang terus berkembang.